Tiga Tahun Berturut-turut, Elok Afifah Fitriyani Berhasil Meraih Juara MHQ Tingkat Fakultas

                Elok Afifah Fitriyani adalah salah satu mahasiswi Pendidikan Fisika 2016 Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung yang telah meraih juara MHQ (Musabaqah Hifdzil Qur’an) selama tiga tahun berturut-turut. Lomba tersebut merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh DEMA Fakultas Tarbiyah dan Keguruan. Dalam perlombaan tersebut, Elok menjadi salah satu perwakilan dari Prodi Pendidikan Fisika.

                Pada saat masih semester satu, Elok menjadi perwakilan kelas untuk mengikuti lomba MHQ 1 Juz Tingkat Prodi Pendidikan Fisika pada acara GEMA Muharram yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika (HMPS – P.Fisika), dan ia pun mendapat hasil yang memuaskan. Selang beberapa bulan, ia ditunjuk menjadi perwakilan prodi untuk mengikuti lomba MHQ 2 Juz tingkat Fakultas Tarbiyah dan Keguruan oleh ketua himpunan. Mengetahui hal tersebut, ia pun berusaha untuk memberikan yang terbaik untuk Prodi Pendidikan Fisika.

                Ada sebuah pepatah mengatakan bahwa usaha tidak akan pernah mengkhianati hasil. Terbukti, pada tahun 2016 Elok berhasil menjadi juara kedua dalam perlombaan MHQ 2 Juz se-Fakultas Tarbiyah dan Keguruan tersebut. Bahkan tidak berhenti disana, ia mengikuti lomba yang sama dalam tiga tahun berturut-turut. Elok pun berhasil meraih juara pertama di cabang MHQ 5 Juz pada tahun 2017, dan juara kedua di cabang yang sama pada tahun 2018.

                Selain prestasi tersebut, ternyata mahasiswi asal Cirebon ini sering mendapat predikat juara MHQ maupun dalam bidang lain di berbagai tingkat, diantaranya Juara 2 MHQ Tingkat Santriyah Rumah Qur’an dalam ajang Evaluasi dan Kreasi Santri Rumah Qur’an; Juara 2 MHQ Tingkat Provinsi Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten dalam ajang Padjadjaran Islamic Fair (PIF); dan Juara 2 MFQ (Musabaqah Fahmil Qur’an) Tingkat Kabupaten Cirebon. Ia sangat bersyukur telah berhasil meraih banyak prestasi yang membanggakan.

                Elok mendapat inspirasi untuk menghafalkan Al-Qur’an sejak ia duduk di bangku sekolah dasar. Ia pernah mengikuti lomba murottal Al-Qur’an tingkat Kabupaten Cirebon. Ketika itu, ia melihat seorang perempuan yang sedang berlatih untuk lomba MHQ esok hari. Sejak itulah ia mulai penasaran dengan cabang perlombaan lain termasuk MHQ. Selain itu, ia pun mendapat motivasi dan semangat dari para seniornya di Rumah Qur’an UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

                “Motivasi saya mengikuti perlombaan MHQ ini adalah sebagai sarana bagi saya untuk melancarkan hafalan Al-Qur’an, melatih mental agar senantiasa berani tampil di depan umum, dan berharap semoga hal ini menjadi salah satu sarana dakwah sehingga dapat menjadi motivasi juga bagi yang lain”, kata Elok.

                Semua hal yang dilalui Elok untuk meraih juara tidak selalu berjalan mulus. Pasti ada tantangan dan kendala yang ia alami. Salah satunya yaitu saat mempersiapkan hafalan, karena cukup sulit baginya mengatur waktu untuk fokus muroja’ah di tengah kesibukan berkuliah.

                Elok pun mengutarakan pesannya kepada para mahasiswa Pendidikan Fisika UIN Sunan Gunung Djati Bandung, “Nilai dan perkuliahan bukanlah satu-satunya hal yang harus kamu kejar, karena masih banyak hal lain yang bisa kamu kejar. Semakin banyak pengalaman yang kamu dapat, semakin banyak pulsa kebaikan yang kamu dapat. Marilah kita berlomba-lomba dalam kebaikan (fastabiqul khoirot). Kembangkanlah skill dan potensimu. Semoga dengan itu kamu bisa bermanfaat untuk umat”.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *