Membangun Fondasi Ilmu Melalui Pengelolaan Laboratorium: Kuliah Inspiratif dari Dosen Tamu

Bandung, 8 September 2023 – Perkuliahan Dosen Tamu pada Mata Kuliah Pengelolaan Laboratorium yang diampu oleh Rena Denya Agustina, M.Si., menjadi momen penting bagi mahasiswa semester I Program Studi Pendidikan Fisika UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Pada kesempatan tersebut, perkuliahan diisi oleh Pak Boby Sefrinando, M.Si., Ketua Tadris Fisika UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, yang memberikan materi seputar pengelolaan laboratorium. Kegiatan ini diadakan dengan tujuan memperkaya wawasan mahasiswa tentang pentingnya pengelolaan laboratorium secara baik dan efektif.

Dalam perkuliahan ini, Pak Boby menjelaskan beberapa unsur penting yang terdapat dalam sebuah laboratorium. Ia menegaskan bahwa “laboratorium bukan hanya sekadar tempat eksperimen, tetapi merupakan bagian penting dalam menunjang kegiatan belajar mengajar, khususnya dalam disiplin ilmu fisika”. Beberapa unsur yang disebutkan meliputi sarana dan prasarana, peralatan laboratorium, keamanan, serta sistem pengelolaan yang terstruktur. Menurut beliau, unsur-unsur ini harus dikelola dengan baik untuk memastikan kelancaran dan keamanan aktivitas di laboratorium.

Selain itu, Pak Boby juga memaparkan berbagai jenis laboratorium berdasarkan kegunaannya. Mulai dari laboratorium penelitian, laboratorium pendidikan, laboratorium pengendalian proses, laboratorium pengembangan produk dan labolatorium pelayanan jasa, masing-masing memiliki karakteristik dan fungsi yang berbeda. Setiap jenis laboratorium tersebut memiliki kebutuhan pengelolaan yang spesifik, sesuai dengan tujuan dan target kegiatan yang dilakukan. Dalam penjelasannya, mahasiswa diharapkan dapat memahami pentingnya menyesuaikan pengelolaan laboratorium dengan kebutuhan penggunaannya.

Lebih lanjut, beliau juga memperkenalkan konsep laboratorium virtual yang saat ini semakin berkembang pesat. Laboratorium virtual memungkinkan mahasiswa dan peneliti melakukan eksperimen secara simulatif menggunakan perangkat lunak khusus. Hal ini menjadi solusi inovatif di era digital, terutama di tengah keterbatasan fasilitas laboratorium fisik. Namun, Pak Boby tetap mengingatkan bahwa laboratorium fisik tidak bisa sepenuhnya tergantikan, karena masih dibutuhkan untuk eksperimen yang memerlukan interaksi langsung dengan material dan alat-alat.

Sebagai penutup, Pak Boby menekankan bahwa pengelolaan laboratorium sangat penting guna mendukung keberhasilan proses pembelajaran. Pengelolaan yang baik tidak hanya meningkatkan efisiensi kerja, tetapi juga menjaga keselamatan dan kualitas hasil penelitian. Perkuliahan ini diharapkan mampu memberikan gambaran yang lebih luas bagi mahasiswa mengenai peran laboratorium dalam pendidikan, sekaligus memotivasi mereka untuk berperan aktif dalam pengelolaannya di masa mendatang.

Perkuliahan dosen tamu pada mata kuliah Pengelolaan Laboratorium ini dihadiri juga oleh Ketua Prodi Pendidikan Fisika UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Dr. Adam Malik, M.Pd. Pada kesempatan tersebut, beliau menyampaikan terima kasih kepada Pak Boby yang telah berkenan menjadi Dosen Tamu dan berharap kerja sama antar Prodi Pendidikan Fisika yang tergabung dalam Perkumpulan Prodi Pendidikan Fisika Indonesia (PPPFI) dibawah Kementerian Agama RI ini lebih ditingkatkan kembali pada bidang Tri Dharma lainnya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *