Sosialisasi Cegah Stunting Dan Medical Check-Up Bersama Puskesmas Sukamanah Di Kp Mekar Mulya Desa Margmukti Pangalengan: Pengabdian Masyarakat Hmps-P.Fisika 2025-2026

Jumat, 11 Juli 2025  – Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika UIN Sunan Gunung Djati Bandung melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat dalam program Eureka Mengabdi yang berlokasi di Kampung Mekar Mulya RW 21 dan RW 15, Desa Margamukti, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung. Kegiatan ini mengangkat dua fokus utama, yaitu sosialisasi kesehatan mengenai pencegahan stunting dan pelayanan medical check-up gratis untuk warga sekitar. Kegiatan ini terlaksana berkat kerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung dan berkoordinasi langsung dengan Puskesmas Sukamanah.

 

 

 

 

 

Sosialisasi kesehatan dalam kegiatan ini mengusung tema “Cegah Stunting dengan Gizi Seimbang dan Sanitasi yang Baik”. Materi disampaikan oleh Aeni Nurjakiyah, AMG. seorang trainer dari program Sahabat Gizi Kita yang merupakan program edukasi kesehatan dari lembaga kemanusiaan PKPU (Pos Keadilan Peduli Umat). Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan secara rinci bahwa stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi dalam waktu yang lama, terutama pada masa 1000 hari pertama kehidupan (sejak dalam kandungan hingga usia dua tahun). Stunting berdampak serius tidak hanya pada tinggi badan anak, tetapi juga pada kemampuan berpikir, prestasi belajar, serta produktivitas dan penghasilan saat dewasa. Narasumber juga menekankan bahwa pencegahan stunting harus dimulai dari kesadaran akan pentingnya menjaga gizi seimbang, pola asuh yang benar, serta kebiasaan hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.

 

 

 

 

 

Selama sesi sosialisasi, warga yang hadir sangat antusias. Mereka menyimak penjelasan dengan seksama dan aktif bertanya tentang kondisi alami mereka, terutama seputar makanan bergizi, perawatan anak, serta kebiasaan sanitasi di rumah. Narasumber pun menjawab dengan bahasa yang mudah dipahami dan memberi contoh-contoh nyata agar materi dapat langsung diterapkan oleh masyarakat. Penjelasan mengenai program “Isi Piringku” sebagai pengganti konsep 4 Sehat 5 Sempurna juga menjadi bagian penting dari edukasi, termasuk pemahaman tentang pentingnya pemberian ASI eksklusif, makanan pendamping ASI yang bergizi, pemeriksaan rutin kehamilan, dan kunjungan ke posyandu

Usai penyuluhan, kegiatan dilanjutkan dengan layanan pemeriksaan kesehatan gratis (medical check-up) yang diperuntukkan bagi 100 warga. Pemeriksaan dilakukan oleh tim medis dari Puskesmas Sukamanah dan mencakup pengukuran tinggi badan, berat badan, tekanan darah, serta pemeriksaan gula darah. Warga mendapatkan pelayanan dengan ramah dan profesional. Banyak dari mereka yang merasa bersyukur karena dapat mengetahui kondisi kesehatannya tanpa harus mengeluarkan biaya atau pergi jauh ke fasilitas kesehatan. Pemeriksaan ini juga menjadi kesempatan untuk memberikan edukasi tambahan secara pribadi terkait hasil pemeriksaan yang mereka terima.

Mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan ini juga mendapatkan pengalaman yang berharga. Mereka tidak hanya belajar mengatur kegiatan, tetapi juga berinteraksi langsung dengan masyarakat, membantu tenaga kesehatan dalam pendataan dan pendampingan peserta, serta menyaksikan secara nyata bagaimana ilmu yang mereka pelajari di kampus bisa diterapkan dalam kegiatan sosial. Kehadiran siswa disambut dengan baik oleh warga, dan suasana kegiatan berlangsung hangat, penuh kepedulian, serta menjunjung nilai gotong royong.

Kegiatan Eureka Mengabdi ini merupakan bukti bahwa sinergi antara institusi pendidikan, layanan kesehatan, dan masyarakat dapat menciptakan perubahan positif di lingkungan sekitar. Selain meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi dan kesehatan lingkungan, kegiatan ini juga menjadi ruang pembelajaran langsung bagi siswa untuk mengasah empati, kepemimpinan, dan kepekaan sosial.

 

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *