PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA “TRANSFORMASI IPA DAN PEMBUATAN BIOPORI”

Jumat, 22 Mei 2026 – Program Studi Pendidikan Fisika Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Gunung Djati Bandung telah melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dengan tema “Transformasi IPA dan Pembuatan Biopori: Menjawab Tantangan Abad Ke-21 Melalui Aksi Lingkungan”. Kegiatan ini dilaksanakan di Pesantren Husnul Khotimah Tasikmalaya, mulai pukul 12.30 hingga 14.00 WIB. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Prof. Dr. Adam Malik, M.Pd. selaku Ketua Program Studi Pendidikan Fisika bersama Drs. H. Mumu Abdurrahman, M.Pd. selaku Ketua Yayasan Pesantren Husnul Khotimah.

Kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan, kemudian dilanjutkan dengan sesi pemaparan materi oleh narasumber, yaitu Dr. Muhammad Minan Chusni, M.Pd.Si.. Dalam sesi tersebut, pemateri menyampaikan pentingnya transformasi pembelajaran IPA di era digital untuk menghadapi krisis sains, pseudosains, disinformasi, serta degradasi empati siswa. IPA harus hadir sebagai jembatan antara akal dan akhlak dengan menumbuhkan keterampilan abad 21, seperti pemecahan masalah, kreativitas, berpikir analitis, kolaborasi, komunikasi, serta etika dan akuntabilitas. Berdasarkan hasil PISA 2022 yang menunjukkan stagnasi literasi sains siswa Indonesia, guru dan pendidik didorong untuk bertindak sebagai fasilitator keingintahuan siswa melalui pembelajaran berbasis proyek nyata, bukan sekadar penguji hafalan teks.

Setelah sesi pemaparan teori, kegiatan dilanjutkan dengan praktik pembuatan dan penanaman biopori komposter menggunakan ember cat bekas berukuran 5 kg. Pemateri memandu peserta secara detail mengenai spesifikasi alat, mulai dari pelubangan dinding ember dengan bor listrik/paku panas untuk pori-pori udara aerobik, pemotongan bagian bawah ember agar sampah bersentuhan langsung dengan tanah, hingga teknik penggalian tanah sedalam 13,5 cm. Peserta juga mempraktikkan penyusunan lapisan isi starter biopori yang terdiri dari lapisan bawah (daun kering/ranting), lapisan tengah (sampah organik dapur), dan lapisan atas (tanah/sekam kering), serta dibekali edukasi mengenai panduan pemilahan sampah yang boleh dan tidak boleh dimasukkan.

Kegiatan ini tidak hanya berperan sebagai bentuk pengabdian akademik, tetapi juga sebagai sarana refleksi bagi para pendidik di lingkungan pesantren untuk mengintegrasikan isu global dan kepedulian ekologis ke dalam pembelajaran sains. Melalui aksi nyata pembuatan biopori komposter ini, para peserta dilatih untuk mengasah nalar sekaligus nurani dalam mengelola lingkungan. Pemanfaatan material lokal dan alat sederhana ini membuktikan bahwa inovasi ramah lingkungan dapat dilakukan secara murah, mudah, dan sangat cocok diterapkan pada lahan yang sempit.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kemampuan pendidik dalam menerapkan pembelajaran IPA yang kontekstual serta menumbuhkan profil santri dan lulusan yang mandiri, gemar gotong royong, dan memiliki penalaran kritis terhadap masalah lingkungan. Melalui pembuatan biopori ini, diharapkan terjadi peningkatan kesadaran akan pentingnya konservasi air dan pemanfaatan pupuk organik gratis secara mandiri di lingkungan pesantren. Besar harapan kami, kegiatan ini dapat menjadi awal dari aksi nyata yang berkelanjutan untuk mengubah limbah menjadi berkah mulai dari lingkungan sekitar kita.

Demikian berita acara ini disusun sebagai dokumentasi pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat oleh Program Studi Pendidikan Fisika, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *