Kamis, 13 November 2025 – Program Studi Pendidikan Fisika Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Gunung Djati Bandung telah melaksanakan kegiatan Workshop Kurikulum bertajuk “Review Kurikulum OBE (Outcome Based Education)”. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya penyempurnaan kurikulum agar semakin relevan dengan kebutuhan pendidikan abad ke-21 serta tuntutan profil lulusan yang kompetitif. Workshop yang diikuti oleh para dosen, tim pengembang putaran, dan perwakilan mahasiswa, menjadikan kegiatan ini sarana kolaboratif yang mempertemukan berbagai perspektif akademik. Sejak awal pelaksanaan, kegiatan berlangsung secara antusias dan dinamis, mencerminkan perhatian besar terhadap penguatan kurikulum Prodi Pendidikan Fisika.
Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan I Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Dr. Irawan, S.Pd.I., M.Hum. Dalam berbagai hal, beliau menegaskan bahwa pembaruan kurikulum berbasis OBE merupakan langkah strategis untuk menjawab tantangan transformasi pendidikan tinggi. Irawan menekankan bahwa kurikulum harus dirancang tidak hanya berorientasi pada proses pembelajaran, tetapi pada pencapaian pembelajaran yang terukur, relevan, dan sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan serta kebutuhan dunia kerja. Beliau juga memberikan apresiasi atas inisiatif prodi dalam menyelenggarakan lokakarya sebagai bentuk komitmen terhadap peningkatan kualitas akademik yang berkelanjutan.
Workshop menghadirkan narasumber utama Prof. Eko Hariyono, S.Pd., M.Pd., pakar pengembangan kurikulum sekaligus mahasiswa yang memiliki pengalaman panjang dalam implementasi OBE. Dalam pemaparannya, beliau menyampaikan fondasi filosofis dan prinsip dasar OBE, mulai dari penyusunan profil lulusan, perancangan hasil pembelajaran , pengembangan indikator capaian, hingga penerapan asesmen autentik yang selaras dengan kompetensi. Peserta mendapatkan pemahaman mendalam mengenai bagaimana OBE memastikan bahwa setiap elemen kurikulum terintegrasi secara sistematis untuk menghasilkan lulusan yang unggul dan profesional.
Pada bagian inti, kegiatan dilanjutkan ke sesi diskusi interaktif, di mana seluruh peserta secara terbuka mengkaji struktur kurikulum Prodi Pendidikan Fisika. Diskusi ini meliputi analisis kesesuaian CPL dengan mata kuliah, relevansi konten dengan kebutuhan dunia pendidikan, serta pemecahan tantangan dalam implementasi OBE pada tingkat mata kuliah. Prof. Eko mendorong peserta untuk saling bertukar pandangan, berbagi pengalaman, dan mengajukan kritik konstruktif terhadap praktik pembelajaran yang berjalan selama ini. Suasana diskusi berlangsung aktif dan argumentatif, dengan peserta mengajukan berbagai pertanyaan yang disambut dengan penjelasan mendalam oleh narasumber. Interaktivitas ini menjadikan workshop tidak hanya bersifat informatif, tetapi juga reflektif dan dialogis.
Kegiatan ditutup dengan rangkuman poin-poin penting hasil diskusi yang disampaikan kembali oleh moderator. Peserta menyimpulkan bahwa penguatan iklim berbasis OBE membutuhkan kolaborasi yang terus-menerus antara dosen, prodi, dan pemangku kepentingan pendidikan. Melalui workshop ini, Prodi Pendidikan Fisika berharap dapat memperkuat pemahaman dosen terkait penerapan OBE dan mendorong implementasinya secara konsisten di seluruh mata kuliah. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam menciptakan kurikulum yang responsif, adaptif, dan semakin relevan dengan kebutuhan pendidikan masa depan.
Demikian berita acara ini disusun sebagai dokumentasi pelaksanaan kegiatan Workshop oleh Program Studi Pendidikan Fisika, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
