KULIAH LAPANGAN MAHASISWA PENDIDIKAN FISIKA: Integrasi Konsep IPA TERPADU dan Pebelajaran Fisika dalam Konteks Nyata di Kiara Artha Park dan Sentra Keramik Kiara Condong, Bandung

Bandung, 23 Mei 2025, mahasiswa program studi Pendidikan fisika melaksanakan kegiatan kuliah lapangan (KULAP) yang berlokasi Kiara Arthapark dan Sentra Keramik, sebagai bagian dari penguatan implementasi mata kuliah IPA Terpadu dan pendekatan Kontekstual dalam pembelajaran fisika.

Kegiatan ini bertujuan menmengintegrasikan teori yang telah diperoleh di perkuliahan dengan praktik langsung di lapangan, sehingga mahasiswa dapat mengembangkan pemahaman holistik terhadap konsep-konsep IPA, khususnya fisika, dalam kehidupan sehari-hari.

Kiara Park: Eksplorasi Konsep Energi, Gerak, dan Lingkungan 

Di Kiara Park, mahasiswa mengamati berbagai fenomena alam dan buatan, seperti pergerakan air pada air mancur, ayunan pada permainan anak, serta konversi energi pada wahana taman. Kegiatan ini menghubungkan konsep energi potensial dan kinetik, gaya, gesekan, dan hukum Newton, yang merupakan bagian penting dari materi fisika dasar.

Kiara Artha Park merupakan kawasan terbuka hijau dan wisata edukatif yang menyuguhkan berbagai elemen alam dan buatan, seperti air mancur menari, taman tematik, sepeda listrik, dan ruang terbuka publik. Tempat ini sangat ideal untuk mengamati:

  • Konsep gerak dan gaya: melalui permainan anak, sepeda, dan pengamatan
  • Energi potensial dan kinetik: terutama saat anak-anak bermain di wahana atau saat air mancur bergerak.
  • Pencemaran dan konservasi lingkungan: sebagai refleksi pembelajaran IPA terkait pelestarian lingkungan.

Sentra Keramik: Aplikasi Ilmu Fisika dan Kimia dalam Proses Produksi

Sementara itu, di Sentra Keramik, mahasiswa menyaksikan langsung proses pembuatan keramik dari tanah liat hingga tahap pembakaran. Kegiatan ini memberikan pemahaman nyata terhadap konsep perubahan wujud zat, konduksi panas, kalor, dan suhu, serta pengaruh suhu tinggi terhadap struktur molekul, yang merupakan bagian dari keterpaduan fisika dan kimia dalam IPA Terpadu.

Tujuan kuliah lapangan merupakan salah satu metode pembelajaran kontekstual yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengamati, mengeksplorasi, dan merefleksikan penerapan konsep-konsep keilmuan secara lagsung di lapangan. Mengintegrasikan teori mata kuliah IPA Terpadu dan Pembelajaran Fisika dengan praktik nyata.

  • Memberikan pengalaman belajar yang bersifat kontekstual dan
  • Meningkatkan kemampuan observasi, analisis, dan refleksi mahasiswa calon

 

  • Mempersiapkan mahasiswa agar mampu mengembangkan pembelajaran IPA yang bermakna dan berbasis lingkungan.

Keterkaitan dengan Mata Kuliah IPA Terpadu dan Pembelajaran Fisika

Kulap ini mendukung capaian pembelajaran dalam mata kuliah IPA Terpadu, khususnya dalam mengaitkan interkoneksi antara fisika, kimia, dan biologi dalam kehidupan nyata. Bagi mahasiswa calon guru, kegiatan ini menjadi bekal dalam mengembangkan model pembelajaran berbasis kontekstual, yang dapat diterapkan saat mengajar fisika.

Dosen pengampu mata kuliah, Dr. Muhammad Minan Chusni M. P.d.Si, menyampaikan bahwa melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga menganalisis, menginterpretasi, dan merefleksi konsep IPA secara integrative. Hal ini menjadi bagian dari pembelajaran bermakna yang mendorong calon guru menjadi fasilitator yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan zaman.

Dokumentasi

Gambar 1. Dokumentasi foto Bersama rombongan mahasiswa dan dosen pembimbing

Gambar 2. Dokumentasi menaiki salah satu kendaraan yang berada di kiara arthapark (gatrik)

Gambar 3. Beberapa karya tangan hasil produksi tangan sentra keramik

Gambar 4. Dokumentasi penyerahan plakat oleh dosen pembimbing kepada pemilik sentra keramik

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *